Tips-tips Sebelum Menunaikan Ibadah Haji

Berbagai masalah bisa terjadi saat menjalankan ibadah ke Tanah Suci. Hal-hal tak terduga seperti kecelakaan, terjatuh, travel yang ternyata tidak bermutu, hingga peristiwa jamaah yang hilang, visa ditolak, dan terlantar di negara singgah bisa terjadi. Ada beberapa hal-hal buruk yang sebenarnya bisa dihindari agar tak sampai terjadi

Berikut beberapa tips sebelum berangkat ibadah ke Tanah Suci untuk umroh atau haji. Kementrian Agama (Kemenag) melalui situs resminya mengeluarkan slogan “5 pasti” yang sebaiknya diikuti calon jamaah.

Pertama, Pastikan travel agent yang akan dipakai. Apakah dia sudah berlisensi atau sudah diakui agar anda tidak tertipu dan berakhir dengan batal ke tanah suci. Hal yang perlu dipertimbangkan izin resmi dari Kemenag. Agen wisata yang resmi ditandai dengan adanya Surat Keputusan (SK).

Kedua, Pastikan jadwal dan penerbangannya. Calon jamaah sebaiknya sudah mendapat rincian penerbangan termasuk waktu singgah dan maskapainya. Usahakan untuk tidak menggunakan maskapai yang transit lebih dari satu kali.
Atau pengunjung dapat memilih maskapai dengan penerbangan langsung ke Arab seperti Saudi Air yang langsung mendarat di Madinah.

Ketiga, Pastikanakomodasinya. Hotel yang dianjurkan oleh Kemenag minimal hotel bintang tiga. Jarak dari hotel ke masjid maksimal 1 kilometer. Jarak mutlak perlu agar jamaah sebisa mungkin berada dalam keadaan bugar saat beribadah dan tidak kehabisan stamina karena menempuh jarak lumayan jauh dari penginapan menuju masjid.

Keempat, Pastikan program layanannya. Pemandu dan pendamping spiritual yang profesional bisa jadi pilihan baik. Seringkali jamaah hilang karena dilepas begitu saja saat sedang tur keliling kota. Biasanya jamaah tersesat dan tak bisa bahasa lokal.

Untuk menghindari ini, Cobalah menggunakan agen wisata yang selalu mendampingi peserta. Disarankan peserta untuk menyimpan nomor penting di kota tujuan dan nomor pemandu wisata agar mudah berkomunikasi saat tersesat.

Kelima, Pastikan visa. Masalah visa sebenarnya salah satu masalah terbanyak yang sering terjadi. Selain visa palsu, ada banyak juga kasus umrah sandal jepit, yakni jamaah yang menggunakan visa umrah lalu hilang karena menjadi tenaga kerja ilegal.

Normalnya, visa umrah harus sudah tertempel di paspor empat hari sebelum keberangkatan. Beberapa agen travel juga menggunakan konsep ‘moving visa‘. Calon jamaah akan mendapat nomor visa yang akan ditukar dengan visa umrah di tempat tujuan.

Selain kelima “pasti” tersebut, pastikan menjaga kondisi tubuh sebelum berangkat. Pelajari iklim di sana, persiapkan diri.

Salah satu masalah yang sering muncul ialah penularan penyakit. Dengan jumlah orang yang sangat banyak berjalan beriringan, penyakit seperti batuk hingga penyakit berat sering mudah menular. Karena itu calon jamaah sebaiknya menjaga kondisi tubuh agar tak jadi salah satu dari ‘penular penyakit’. Kebugaran juga perlu untuk meningkatkan daya tahan terhadap penyakit.

(sumber: kompas.com)

Dibaca 258 kali

Yuk Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUpon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *