Wisata Bali Utara – Eksotisme yang Terlewatkan

Wisata Bali utara tidak terlalu populer di mata para wisatawan, hal ini bukan karena wisata Bali utara kurang menyajikan tujuan wisata yang menarik. Tetapi lebih karena untuk menuju kawasan wisata Bali utara diperlukan jarak dan waktu tempuh yang tidak singkat.

Padahal wisata Bali utara banyak menyimpan eksotisme wisata yang tak kalah indah dibanding kawasan Bali lainnya. Mulai dari pemandangan alam, destinasi wisata, hotel dan penginapan bahkan wisata kulinernya mampu membuat wisatawan berdecak kagum dan bersedia datang kembali jika ada kesempatan.

Wisata Bali Utara – Eksotisme yang Terlewatkan

Berikut ini adalah eksotime yang akan Anda lewatkan jika Anda tidak mengunjungi kawasan Wisata Bali Utara:

1.       Wisata Alam

  • Air terjun Gitgit

Berlokasi di kecamatan Sukasada, Buleleng. Sebuah pemandangan eksotis berpadu dengan udara sejuk dan cipratan 3 buah air terjun yang tumpah ruah dari ketinggian mencapai 60 meter! Yup air terjun Gitgit merupakan air terjun tertinggi yang ada di Kota Bali.

  • Pantai Lovina

Sebuah wisata pantai yang sangat terkenal dengan pertunjukan lumba-lumbanya. Jika Anda berkesempatan mengunjungi pantai ini sebaiknya sewalah sebuah perahu yang banyak ditawarkan di lokasi pantai. Rasakan ayunan ombak dan lumba-lumba yang berenang di bawah pemandangan sunset, sangat romantis.

 2.       Wisata Religi

  • Taman Ayun

Taman ayun menawarkan salah satu keindahan wisata religi dengan adanya Pura Paibon atau Pura Ibu yang mengusung gaya arsitektur negeri Cina. Tempat wisata ini berdiri sejak abad ke- 17 dibangun oleh Raja Sakti Blambangan, raja pertama Kerajaan Menguwi Tjokorda.

3.       Wisata Kuliner

  • Warung Upik Dermaga Resto

Anda bisa menikmati santapan lezat khas Bali dengan bonus pemandangan perairan laut bali utara dan eksotisme makan malam dibawah semburat sinar sunset.

 4.       Wisata Sejarah

  • Gedong Kartya dan Museum Buleleng

Berlokasi di pusat kota Singaraja, kawasan puri sasana budaya, jalan veteran nomer 23 Singaraja, kabupaten Buleleng. Dari bandara Ngurah Rai Anda kira-kira membutuhkan waktu 2,5 jam untuk menuju kawasan ini. Cukup jauh memang tetapi akan sepadan dengan apa yang bisa Anda dapatkan disini.

Gedong dan museum ini menyimpan koleksi bersejarah yang sangat berharga yaitu sastra kuno. Museum Buleleng sendiri didirikan pada 30 Maret 2002 dan banyak menyimpan koleksi benda bersejarah tentang sejarah dan budaya Bali Utara dari zaman prasejarah hingga zaman penjajahan Belanda.

Lengkap dan menarik bukan? Jadi tidak ada lagi alasan berlibur ke Bali hanya berkunjung ke Kuta atau Seminyak. Sesekali luangkan waktu lebih untuk menyaksikan eksotisme wisata Bali utara yang tak kalah mempesona.

Dibaca 630 kali

Yuk Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUpon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *